Friday, 24 August 2012 03:43 | Written by Administrator |
|
| 

KOLEKSI - Ketua Yayasan Al Fairus, H Abdullah Machrus saat menunjukkan koleksi Al Quran cetak dari berbagai ukuran dan negara yang terdapat di Masjid Al Fairus, Baros, Kota Pekalongan.
Aneka Koleksi Al Quran Cetak di Masjid Al Fairus
BAROS - Beraneka ragam ukuran Al Quran cetak dari berbagai negara terdapat serta dipamerkan di Masjid Al Fairus Kota Pekalongan, yang terletak di sudut depan kanan masjid tersebut. Al Quran cetak tersebut merupakan koleksi pribadi dari H Abdullah Machrus yang kemudian dihibahkan kepada Yayasan Al Fairus.
H Abdullah Machrus sendiri merupakan Ketua Yayasan Al Fairus, dirinya mengungkapkan bahwa keberadaan koleksi Al Quran itu sudah ada bersamaan dengan diresmikannya Masjid Al Fairus yakni sejak tahun 2005.
Al Quran cetak dari berbagai ukuran itu didapatkannya dari berbagai negara yang pernah dikunjunginya selama ini. Bahkan ada salah satu koleksi dari Al Quran cetak itu yang berasal dari Presiden kedua Republik Indonesia yakni HM Soeharto. "Ada satu koleksi Al Quran cetak yang saya dapatkan langsung dari almarhum Presiden Soeharto. Al Quran tersebut saya dapatkan pada waktu acara khaul pertama dari Ibu Tien Soeharto," bebernya.
Koleksi Al Quran cetak terbesar yang berada di tempat itu berasal dari Indonesia yang merupakan hasil karya penerbit dari Surabaya sedangkan Al Quran cetak terkecil didapatkannya dari negara Suriah saat H Abdullah Machrus berkunjung kesana. "Setiap berpergian ke luar negeri, saya selalu menyempatkan diri ke toko buku untuk membeli Al Quran di negara tersebut. Untuk Al Quran cetak terbesar dan terkecil dari koleksi ini pernah mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI)," ucapnya.
Koleksi Al Quran sendiri dimulai sejak H Abdullah Machrus melaksanakan ibadah haji untuk yang pertama kalinya yakni di tahun 1975. Semenjak itulah, dirinya mulai menyukai untuk mengoleksi Al Quran cetak dari berbagai negara yang dikunjunginya. "Saat ini, koleksi Al Quran cetak di Masjid Al Fairus ada sekitar 45 buah. Jumlah tersebut belum bertambah lagi karena saya sudah lama tidak melakukan kunjungan ke luar negeri," imbuhnya. (Ars)
Diambil dari Website resmi Pemda Kota Pekalongan www.pekalongankota.go.id