| Kamis, 04 Oktober 2007 | |
MASJID Al Fairus, Baros, Kota
Pekalongan yang dibangun bernuansa Masjid Nabawi di
Madinah, siap menyambut pemudik Lebaran yang kebetulan
melintas di jalur Pantura Pekalongan. Kenyamanan dan
keramahan pengelola masjid diberikan bagi pemudik.
Tempat beristirahat yang luas dengan berbagai fasilitas
ala Madinah, menyapa pemudik. Belum lagi jamuan air
zam-zam dan kurma asli dari Mekah, buat pemudik untuk
berbuka juga disediakan.
Pendiri
Yayaysan Al Fairus sekaligus pengusaha batik sutera H
Abdullah Macrus, mengaku sejak bulan Ramadan, pihaknya
menyuguhkan takjilan berupa air zam-zam dan kurma di
Masjid Al Fairus ini.
’’Menu ini sengaja didatangkan langsung dari negeri asalnya yakni Mekah dan Madinah. Tidak mengherankan, jika setiap hari menjelang saat berbuka puasa, masjidnya selalu ramai pengunjung. Bahkan Walikota Pekalongan dr HM Basyir Ahmad sempat kagum dengan suguhan itu. Sajian menu disuguhkan secara berbeda dan tidak terdapat di tempat-tempat lain yang melakukan kegiatan serupa. ’’Baru ada di masjid kami yang memberikan takjil buka puasa bersama dengan makan kurma dari Madinah dan air zam-zam asli Mekah. Semoga membawa berkah seperti menikmati takjilan di Masjid Nabawi Madinah,” katanya. Sengaja mampir Oleh karena itu, tak heran jika para pemudik yang melintas banyak yang dengan sengaja mampir di masjid ini. Agus Rian, dari Semarang misalnya, dia mengaku sengaja mampir untuk menikmati air zam-zam dan salat. ’’Saya terkesan meski pembangunan masjid belum rampung, namun nuansa Nabawi sudah terlihat,’’ katannya. Ya, pembangunan baru sampai tahap 60 persen. Namun, masjid ini tampak besar kokoh dengan menara masjid menjulang tinggi mirip masjid kebanggaan di Madinah. ”Masjid ini bisa menjadi tanda jika pengguna jalan sudah sampai Pekalongan, soalnya lokasinya di pinggir jalan dan nampak mencolok,” katanya. Masjid juga akan dilengkapi dengan ruko, perpustakaan, tempat pendidikan yakni berupa pondok pesantren. Keunikan lain dari Masjid Al Fairus, selain mirip Masjid Nabawi. Nuansa Timur Tengah juga dihadirkan di lingkungan masjid yakni dengan menanam pohon buah kurma. K-28-skh |
Thursday, October 4, 2007
Masjid Al Fairus tempat mampir pemudik
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment